JAMU SAWAN, PRODUK HERBAL KHAS DESA PUCANGRO

Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan Jawa Timur mempunyai sebuah produk unggulan berupa obat herbal /tradisional yang tidak dipunyai oleh desa-desa lain di sekitarnya. Produk herbal tersebut dikenal dengan nama “Jamu Sawan”.
Sesuai namanya “jamu sawan” ini digunakan untuk mengobati penyakit sawan.

Penyakit sawan adalah salah satu penyakit umum yang diderita masyarakat baik dewasa, tua maupun anak-anak dan balita. Tanda-tanda penyakit sawan ini diantaranya adalah munculnya rasa menggigil dari dalam tubuh yang diikuti dengan suhu badan yang sangat tinggi, dada berdetak kencang dan juga kadang timbul rasa ketakutan yang berlebihan.
Penyakit sawan umumnya disebabkan oleh rasa kaget atau terkejut yang berlebihan dengan adanya suatu hal. Sesuatu itu bisa karena bertemu hewan/benda yang seram dan tidak disukai, juga bisa karena mendengar suara keras yang mendadak, atau mengalami suatu kejadian yang tak terduga, yang menakutkan, menjengkelkan, menyedihkan dan sebagainya. Pokoknya yang bikin kaget dan tidak seperti hari hari biasa.
Hampir semua orang pernah mengalami penyakit sawan. Biasanya yang paling sering mengalaminya adalah anak-anak dan balita.

Penyakit sawan ini gejalanya hampir sama dengan penyakit demam sehingga kadang orang yang tidak tahu menganggap sebagai demam biasa dan dibawa ke dokter. Namun bagi orang yang tahu sebab awal seorang anak/orang dewasa mengalami demam yang dialani yakni yang sebelumnya merasa kaget/terkejut berlebihan pasti langsung faham kalau anak tersebut kena penyakit sawan dan harus segera diobati dengan “jamu sawan” khas Pucangro.

Meskipun belum ada penelitian secara ilmiah tentang manfaat dan kandungan “Jamu Sawan” namun khasiat “jamu sawan” ini sudah terbukti sejak puluhan tahun dan sampai saat ini belum ada duanya.
Penjual/peracik “Jamu Sawan” hanya satu keluarga dan diwariskan secara turun temurun tidak bisa diganti ganti atau disaingi.

“Jamu Sawan” beda dengan bedak sawan atau obat sawan yang dipunya daerah lain. Jamu Sawan dibuat /diracik dari bahan rempah-rempah yang biasa dipergunakan untuk bahan dasar memasak. Salah satunya yang paling menonjol adalah kunir/kunyit, selain itu juga ada bawang putih, ketumbar, laos dll.

image

“Jamu Sawan” penampilannya memang tidak secantik obat buatan pabrik atau buatan industri rumah tangga lainnya, karena “Jamu Sawan” khas Pucangro dibungkus dengan buntelan kertas koran dan luarnya dilapisi plastik kiloan agar tidak lecek/basah kena air. Seperti gambar ini
.image

Konon menurut cerita dari masyarakat sekitar, yang membuat “Jamu Sawan” bisa sangat manjur dan tidak bisa dijiplak khasiatnya adalah karena tempat bumbu yang dibuat untuk menyimpan dan meracik jamu tersebut yang dalam istilah lokal disebut dengan “Botek-an”. Botek-an ini dulu berpasangan dengan pisau khusus yang diwariskan secara turun temurun dalam sebuah keluarga. Karena suatu hal, botek-an dan pisau peracik “Jamu Sawan” sekarang ini dipegang oleh dua keluarga yang berbeda namun masih satu garis keturunan.

Cara penggunaan jamu sawan sangat mudah, Racikan Jamu Sawan dihaluskan dan dilaburkan ke seluruh badan terutama telapak tangan, telapak kaki, belakang telinga dan kening. Ada juga yang setelah dihaluskan diberi sedikit air matang dan diminumkan. Cara menghaluskannya bisa ditumbuk atau diulek, tapi tidak boleh diblender. Bagi mereka yang kadang merasa risih dan tidak menyukai laburan di badan bisa menaruh jamu sawan utuh (tidak dihaluskan) di bawah bantal yang dipake tidur. Namun cara ini tidak dianjurkan karena kurang berkhasiat. Setelah dilaburkan ke badan penderita, biasanya suhu badan akan turun secara berangsur angsur kurang lebih sehari semalam.

Jika membeli jamu sawan dianjurkan untuk langsung membawa pulang kerumah penderita penyakit sawan. Karena apabila jamu sawan tersebut mampir ke tempat lain dan tidak langsung dipulangkan ke rumah penderita maka khasiat dari jamu sawan tersebut akan hilang sedikit demi sedikit.

Jamu sawan ini bisa didapatkan di sebuah rumah di Desa Pucangro bagian utara, masyarakat sekitar menyebut “BrangLor”. Dari arah Gapura Masuk desa (Pasar Wage) lurus ke timur melewati masjid tetap lurus ke timur, ada perempatan akhir belok ke kiri terus jalan kearah utara, mendekati gerbang batas desa sebelah utara, nanti bisa tanya ke orang sekitar tempat penjual jamu sawan. Tidak ada papan petunjuk di rumah penjual jamu sawan sehingga bagi yang tidak pernah beli akan merasa kesulitan mencari tempatnya.
Tidak ada patokan resmi terkait harga Jamu Sawan karena bersifat sukarela. Bagi pembeli cukup menyebutkan jumlah jamu sawan yang diinginkan, bisa satu atau dua. Masyarakat Desa Pucangro sendiri untuk mendapatkan satu bungkus jamu sawan memberi mahar mulai dari Rp 3000 sampai Rp10.000. Tapi jika pembeli masih ada hubungan kekerabatan dengan penjual/peracik jamu sawan, maka jamu sawan itu akan diberikan gratis tanpa mau menerima mahar. Pembeli dari luar desa biasanya memberikan mahar antara Rp 5000 sampai Rp 50.000, tergantung kerelaan mereka. Berapapun uang yang diberikan tidak mempengaruhi banyak sedikitnya racikan jamu sawan. Yang memberi 5000 atau 50.000 isi bungkusannya sama.
Jamu yang berasal dari Desa Pucangro Kalitengah Lamongan ini menurut kepercayaan setempat hanya bisa dipakai untuk satu orang penderita saja. Apabila dipakai untuk dua orang atau lebih maka khasiat akan menghilang dengan sendirinya pada penderita yang kedua. Untuk kesehatan jangan pelit pelit za….
Dari pada minum obat yang mengandung dosis tinggi dan bahan kimia yang banyak lebih baik menggunakan obat tradisional yang terbukti khasiatnya.

Iklan

2 thoughts on “JAMU SAWAN, PRODUK HERBAL KHAS DESA PUCANGRO

Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s