Semenjak kecil aku suka sekali membaca. Ketika ada biodata atau formulir yang harus diisi, item hobi langsung ditulis dengan membaca. Masih kuingat waktu aku kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (setara dengan Sekolah Dasar) aku sering mencuri-curi waktu membaca buku cerita saat jam pelajaran sekolah dan kadang bangun tengah malam hanya untuk menyelesaikan sebuah cerita dari buku bacaan.

diva.Press
Buku sumber ilmu

Kesukaan akan membaca itu membuat aku punya sebuah keinginan yang besar untuk jadi penulis. Aku ingin menjadi seorang penulis dan menghasilkan buku yang dapat dibaca dan dinikmati orang lain, juga agar koleksi buku-buku di perpustakaan lebih banyak dan bertambah. Keinginan tersebut merupakan impianku yang terpendam sejak kecil dan belum bisa aku wujudkan sampai sekarang.

Dulu aku beranggapan bahwa menjadi penulis itu tidaklah mudah, banyak hal yang harus dipersiapkan, banyak hal yang harus difikirkan dan banyak orang yang harus dilibatkan. Untuk menjadi penulis, anak kecil tentunya masih belum bisa, nanti saja jika sudah dewasa baru menulis. Fikiran fikiran itulah yang selalu ada dibenakku sehingga menghalangi niat untuk mencoba. Disamping itu memang kesempatan tidak pernah ada. Ketika masuk Madrasah Tsanawiyah (SMP) keinginan ini masih juga belum terwujudkan. Tapi kesukaan membaca sudah tidak bisa terlepaskan.

Mulai masuk Madrasah Aliyah (SMA) aku mulai suka menulis diary mengisahkan aktifitas sehari-hari dan juga tentang teman-temanku serta tentu saja meluapkan semua perasaan dan kegalauan hatiku. Ada kebahagiaan yang luar biasa jika sudah bisa menuliskan sesuatu yang terpikirkan. Sayangnya diary-diary tersebut sekarang sudah tidak tahu ada dimana, padahal lumayan banyak yang aku tuliskan.

Ketika masuk kuliah sudah tidak sempat lagi menulis diary akibat banyaknya kesibukan dan tugas kuliah. Kebetulan aku mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial & Politik serta ikut beberapa organisasi mahasiswa sehingga banyak sekali kegiatan dan aktifitas yang menguras energy dan fikiran.

Sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial Politik, tugas-tugas kuliah kebanyakan menulis makalah.  Zaman aku awal kuliah (tahun 2003) penggunaan internet belum membumi seperti sekarang. Awal semester 1 sampai semester 5, flahsdis masih menjadi barang langka. Untuk penyimpanan file masih memakai disket (sekarang sudah gak ada). Jika ada tugas buat makalah, maka yang dilakukan adalah pergi ke perpustakaan dan baca buku satu persatu.

20160415_082857
Cari buku untuk dibaca

Jika kalimat-kalimat dalam buku tersebut releven dengan tema makalah baru kemudian diketik dan diolah. Tidak seperti sekarang yang tinggal klik di mbah goegle langsung muncul apa yang diinginkan dan copi paste.  Saat di bangku kuliah hampir tiap bulan bisa bikin makalah. Proses pembuatan tersebut memang menguras pikiran namun jika sudah selesai ada kepuasan tersendiri di dalam hati dan entah mengapa terselip rasa bangga dan bahagia luar biasa.

Selepas kuliah, aktifitas menulis berhenti digantikan dengan tuntunan cari kerja. Saat itu juga gak tau pengen nulis apa, mau nulis diari malu dengan usia, mau nulis makalah juga gak tau mau bikin apa. Kalaupun ada yang ditulis itu cuma proposal dan laporan kerja. Saat internet sudah mulai mewabah, pada hari libur/senggang akupun mulai iseng-iseng bikin blog. Isi blog kebanyakan berisi makalah-makalah kuliah dan artikel ilmiah. Sampai sekarang nulis di blog jadi keterusan dan jadi kesenangan tersendiri. Isinya juga sudah beraneka rupa.

Dengan berkembangnya teknologi dan informasi membuat pengetahuanku bertambah. Ditambah dengan tarif internet yang super murah membuat banyak hal bisa diketahui dengan mudah, wawasan dan teman juga bertambah. Dari facebooklah aku bisa bertemu, diskusi dan berkenalan dengan teman-teman baru.  Banyak grup dan fanspage yang dibuat untuk menjembatani keinginan dan minat masing-masing orang.

Berawal dari sinilah aku mulai bisa menyalurkan minatku, salah satunya dalam hal tulis menulis dan membaca. Aku jadi tahu ternyata banyak penerbit indie yang bisa mewujudkan keinginan seseorang untuk menerbitkan buku. Aku mulai terinspirasi membuat sebuah karya untuk diterbitkan. Aku jadi malu pada penulis-penulis muda yang punya ide luar biasa dan sudah menghasilkan banyak karya.

Bismillah…… aku akan mewujudkannya


Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: