Pengalaman Tidak Mengenakkan Saat Menerima Barang dari Jasa Pengiriman

Beberapa hari yang lalu, Hp saya berdering. Terpampang sebuah nomer yang tidak dikenal. Karena tidak berprasangka apa-apa sayapun mengangkatnya. Siapa tahu itu penting. Ternyata itu adalah telepon dari kurir jasa pengiriman/ekspedisi Indah Kargo yang mengabarkan adanya pengiriman atas nama saya. 

Saya yang sebelumnya sudah mengetahui bahwa ada kiriman lewat jasa pengiriman tersebut dengan pedenya bertanya posisi sales tersebut. Berdasarkan pengalaman saya sebelumnya, jika ada kurir jasa pengiriman yang menelepon itu berarti kurir tersebut dalam perjalanan menuju alamat rumah saya. Nanti saya tinggal mengarahkannya. 

Ternyata eh ternyata kurir yang satu ini beda, dia telepon cuma mengabarkan kalau ada kiriman dari Jakarta atas nama saya, bukan langsung mengantarkannya seperti kurir jasa pengiriman lainnya. Menurut si kurir, barang tersebut sudah dia bawa seminggu yang lalu tapi karena tidak ada alamat dalam resi jadinya tidak tahu dibawa kemana. 

Setelah diteliti lagi, ternyata alamat tujuan tertera di kardus barangnya bukan diresinya. Jadinya kurir hanya bawa putar-putar barangnya tanpa tau dikasih siapa. Ini hal yang aneh dan ganjil menurut saya. Bagaimana bisa seorang kurir yang kerjaannya tiap hari mengantar barang, tidak teliti dalam membaca alamat pengiriman. Perusahaannya juga kok tidak mengarahkan?? 

Saya berpikir, za sudahlah mungkin barang yang dikirim banyak jadinya kurir gak fokus. Setidaknya barang tersebut tidak nyasar dan nanti bisa sampai dengan selamat. Kan sudah sampai di wilayah Lamongan jadinya sudah dekat. 

Pengiriman barang

Ilustrasi Jasa pengiriman (sumber: pixabay.com) 

Tapi yang bikin jengkel dari semua itu adalah kurir hanya menelepon untuk memastikan data yang tertera adalah benar. Kurir tersebut menyatakan akan mengantarkan besok sore dan meminta saya untuk standby dirumah untuk menandatangani surat tanda terima serta menyiapkan stempel sebagai bukti dan juga isi surat jalan. 

Baca juga : Surat Untuk Stiletto Book

Karena sudah lama mengharapkan kiriman ini, sayapun mengiyakan dan standby di rumah, tidak kemana mana. Barang tersebut berupa buku-buku yang dikirim oleh salah satu Lembaga untuk TBM yang saya kelola sehingga memang dibutuhkan stempel dan tanda tangan asli saya. Setelah menunggu dari pagi hingga petang, barang yang dikirim tidak kunjung datang. Dari sini saya agak jengkel dan kecewa. Padahal sudah dibela-belain tidak kemana-mana dan menunda banyak keperluan tapi gak nongol juga. Tiap kali ada deru mobil atau motor yang berhenti, selalu tergopoh gopoh melihat, berharap itu adalah kurir yang mengantarkan barang tapi ternyata saya selalu kecele. 

Barang tersebut akhirnya diantarkan esok lusa, bukan di hari yang dijanjikan. Saat mengantarkan barang tersebut, lagi-lagi si kurir mengatakan kalau dia lupa untuk membawa surat jalannya sehingga nanti mau kesini lagi buat minta stempel. Sayapun mengiyakan saja, toh barang sudah saya terima, masalah surat jalan dan laporan itu urusan dia. 

Jasa ekspedisi

Ilustrasi Jasa pengiriman barang (sumber : pixabay.com)

Sampai tulisan ini saya tulis (seminggu pasca barang terkirim) kurir itu tidak kunjung datang lagi. Entahlah, apa permasalahannya saya tidak peduli. Yang penting saya sudah menulis laporan penerimaan versi saya yang dapat dibaca disini

Paketan barang yang berupa buku tersebut dikirim dari Jakarta tanggal 17 Agustus. Saya baru menerimanya tanggal 6 September 2017. Ini pengiriman terlama yang saya terima. Biasanya saya menerima kiriman/paketan barang menggunakan JNE, JNT maupun Tiki dari Jakarta jangka waktunya hanya sekitar 5 hari dari tanggal pengiriman. Namun penerimaan dari Jasa Pengiriman ini butuh waktu 3 minggu baru sampai. 

Baca juga : Oleh Oleh Dari Kampus Fiksi Roadshow Surabaya

Sebelumnya saya pernah dapat pengalaman seperti ini saat menerima layanan jasa pengiriman Wahana Logistik. Saat itu saya mendapat kiriman hadiah dari Jakarta. Jangka waktu pengirimannya 2 minggu. Dulu itu sudah saya anggap sangat lama dan meninggalkan kesan buruk di hati. Namun melihat pengalaman yang sekarang, itu lebih buruk lagi. 

Postingan ini bukanlah bermaksud untuk menjatuhkan atau menjelekkan, namun hanya untuk bahan pelajaran bagi para pembaca, khususnya bagi saya sendiri agar bisa memilih jasa pengiriman yang cepat supaya kedepannya tidak rugi. Semoga kedepannya, pihak manajemen jasa pengiriman tersebut bisa lebih baik lagi dalam pelayanan dan lebih cepat dalam mengirimkan barang agar konsumen puas dan senang. 

Iklan

4 thoughts on “Pengalaman Tidak Mengenakkan Saat Menerima Barang dari Jasa Pengiriman

  1. Nurul Sufitri berkata:

    Waaaaaahh…rempong juga nih mbak sampai menunggu lama begini barang ga sampai di rumah ya. Udah buang2 waktu, yah sayang banget manajemen ekspedisinya ga bagus. Moga2 ke depannya si ekspedisi bisa lebih baik kualitas pengiriman barangnya, jadi pelanggan puas ya mbak.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Lidha Maul berkata:

    Hihihi… saya juga udah pernah punya pengalaman begini.
    Pernah juga ketemu kurir yang udah berkali2 ngantar ke rumah, tetap aja selalu nelpon dan nanya rumahnya dimana, sampai nanya ‘oo yang pak erte-nya yang itu nya?’ hihihi lucu

    Suka

Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s