​Mengenali Jenis-Jenis Jerawat Dan Pengobatannya

Salah satu gangguan kulit yang sepele namun bikin jengkel dan malu adalah jerawat. Penyakit kecil ini biasanya menempel pada wajah remaja yang sedang pubertas, namun tidak tertutup kemungkinan orang dewasa, orang tua maupun anak-anak juga bisa terkena penyakit ini. 

Walaupun tidak sakit dan berbahaya, namun jerawat adalah penyakit yang mengganggu dan tidak disukai. Bermacam-macam cara dilakukan untuk menghilangkannya. Dari yang alami hingga yang modern. Terkadang uang jutaan rupiah bisa dikeluarkan demi mengenyahkan penyakit jerawat ini.

Jenis jerawat

Ilustrasi jerawat (sumber : pixabay.com)

Sebenarnya jerawat itu memiliki beberapa jenis yang berbeda. Setiap orang memiliki beberapa jenis jerawat yang terkadang tidak sama dan memiliki karakteristik tersendiri sehingga pengobatannya juga berbeda beda.

Berikut ini adalah beberapa jenis jerawat yang umum terjadi pada wajah dan cara pengobatannya:

1. Jerawat Biasa (Jerawat Klasik)

Jenis jerawat ini sering menyerang remaja yang menginjak masa pubertas. Jerawat biasa muncul seiring perkembangan hormon atau menjelang masa-masa menstruasi. Stres pikiran juga kadang bisa menyebabkan munculnya jerawat jenis biasa ini.

Ciri-ciri jerawat biasa adalah tonjolan berwarna merah muda yang terjadi karena pori-pori kulit tersumbat oleh infeksi bakteri propionibaceterium acne.

Bakteri ini bertempat tinggal di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat atau pada daerah asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous dalam pori-pori kulit.

Sebagai pertolongan pertama jika jerawat jenis ini tiba-tiba muncul, anda bisa mengoleskan pasta gigi yang mengandung fluroide menjelang tidur. Pasta gigi berkhasiat untuk menghilangkan bengkak dan kemerahan akibat jerawat tersebut.

Anda juga bisa menggunakan cara alami menghilangkan jerawat yang direkomendasikan teman, keluarga maupun kenalan yang sudah berpengalaman mengatasi jerawat.

2. Komedo

Komedo adalah salah satu jenis jerawat yang membuat ujung hidung dan dagu terasa kasar dan gatal. Komedo terdiri dari dua jenis yaitu whitehead (komedo tertutup) dan blackhead (komedo terbuka). Komedo biasanya muncul karena adanya sekresi kelenjar minyak yang berlebihan ditambah sel-sel kulit mati yang bergabung dan menutup pori-pori.

Ciri komedo terbuka ditandai dengan adanya benjolan kecil berwarna putih yang muncul di beberapa bagian kulit, tidak hanya diwajah. Jerawat jenis ini biasanya tidak disertai peradangan.

Komedo terbuka ditandai dengan adanya benjolan berwarna kuning hitam atau gelap pada kulit. Biasanya muncul di sekitar hidung dan bokong. Komedo terbuka juga tidak menyebabkan peradangan pada kulit.

Untuk menghilangkan komedo secara alami, anda bisa menggunakan putih telur. Caranya, celupkan kapas pada putih telur kemudian tempelkan pada daerah yang ditumbuhi komedo, diamkan beberapa saat hingga putih telur mengering lalu kelupas kapas tersebut. Anda akan melihat banyak komedo terangkat pada kapas tersebut.

3. Jerawat Conglobata


Jerawat berjenis conglobata lebih sering terjadi pada laki-laki dengan rentang usia 18 – 30 tahun. Jerawat ini paling sering ditemukan pada wajah, dada, punggung, pantat, lengan atas dan paha.

Cirinya ditandai dengan adanya benjolan yang meradang, besar, saling menyambung dan tetap aktif selama bertahun-tahun.

Jika tidak diobati, jerawat conglobata dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tak dapat dihilangkan. Untuk langkah awal anda bisa menggunakan cara-cara alami untuk penanganannya, seperti menggunakan bawang putih, lidah buaya dan lain-lain. Namun jika peradangan terus berlanjut, anda harus berkonsultasi dengan dokter kulit.

Baca juga: Cara Memilih Kosmetik Yang Tepat Untuk Wajah

4. Nodul dan Kista


Nodul dan Kista adalah jenis jerawat yang paling berbahaya. Nodul dan kista terbentuk ketika sebuah folikel meradang meletus di bawah kulit. Campuran sebum akibat peradangan kemudian menyebar ke seluruh folikel di sekitarnya dan menginfeksi pori-pori di sekitarnya.

Umumnya jerawat jenis ini ditandai dengan benjolan yang besar dan terasa sakit jika disentuh. Sebaiknya jangan meremas dan memencet benjolan jerawat jenis ini karena perawatan yang tidak benar dapat mengakibatkan infeksi lebih dalam dan luas, juga dapat menyebabkan peradangan kulit berkepanjangan dan bekas luka yang sulit dihilangkan.

Jika dibiarkan, jerawat nodul dan kista dapat terbentuk lagi di tempat yang sama. Sebaiknya segera temui dokter kulit untuk pengobatannya.

Itulah beberapa jenis jerawat dan cara pengobatannya. Pada dasarnya, jerawat dapat diatasi dengan teknik pembersihan dan perawatan yang tepat.

Meskipun jerawat bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, anda tetap bisa meringankannya dengan penanganan yang tepat. Jika anda mempunyai pengalaman tentang jerawat dan cara pengobatannya, bisa di share di kolom komentar.

Iklan

Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s