CATATAN KECIL SEBELUM IKUT BIMTEK PENULIS SEJARAH

Ketika ada informasi mengenai Bimtek Kepenulisan dari Kemdikbud Direktorat Sejarah di grup WhatsApp, hati mulai tertarik dan pengen mengikuti. Apalagi saat melihat waktunya dan tempatnya yang pas, minat itu semakin besar. Diatas tanggal 15 sampai tanggal 25 adalah saat nganggurnya saya, jadi adanya kegiatan ini menjadi kesempatan langka.

Program Bimtek yang diselenggarakan oleh Kemdikbud Direktorat Sejarah tahun ini adalah penyelenggaraan yang ketiga kalinya. Sebelumnya saya gak pernah tahu mengenai kegiatan semacam ini, namun berkat banyaknya grup WhatsApp yang saya ikuti, saya jadi banyak tahu informasi di luar, yang salah satunya kegiatan Bimtek Penulis Sejarah.

Sebenarnya saya sudah lama banget pengen menulis sejarah, khususnya sejarah mengenai desa. Namun karena tidak tahu ilmunya dan tekniknya, keinginan tinggal keinginan. Adanya Bimtek ini tentu menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Untuk menjadi peserta Bimtek memang tidak serta merta bisa ikut begitu saja. Namun ada beberapa tahapan dan persyaratannya. Peserta diminta untuk mengisi formulir yang disediakan. Didalam formulir tersebut selain berisi biodata, juga harus disertakan pula kerangka penulisan sejarah yang akan dibuat dan juga bukti pernah menulis sebelumnya.

Untuk bukti kepenulisan, saya sendiri tidak merasa kesulitan karena ada banyak karya kepenulisan yang sudah saya buat. Disamping menulis di blog, saya juga sudah menulis di 13 buku antologi. Bukti berupa sertifikat juga banyak sekali. Kesulitan saya terletak pada kerangka yang akan dibuat.

Baca Antologi saya :

1. Buku Antologi ke 13, Pencapaian Jokowi

2. Antologi pertama, Berguru Pada Hadist

Menulis sejarah bagi saya adalah hal yang baru dan tidak pernah dilakukan sebelumnya. Jadi agak kesulitan dalam menyusunnya. Setelah browsing beberapa hari dan mempelajari banyak hal mengenai metode penulisan sejarah, sayapun memberanikan diri buat menulis apa yang ada didalam pikiran saya. Gaya menulis saya seperti menulis proposal penelitian pada umumnya yang tentunya disesuaikan dengan materi sejarah.

Berhubung saya tidak memahami kerangka penulisan seperti apa yang diinginkan oleh panitia, sayapun mengirimkan proposal penelitian tersebut. Diterima atau tidak, itu urusan nanti. Yang penting saya sudah berusaha dan mengirimkan sesuai prosedur. Awalnya tulisan saya terdiri dari 6 halaman, tapi karena ada persyaratan maksimal 3 halaman, jadinya banyak bagian yang harus dibuang. Proposal saya tersebut bisa dibaca dalam postingan berjudul : Sejarah Lokal Desa Pucangro

Tak dinyana, ternyata saya masuk dan diterima menjadi peserta Bimtek Kepenulisan Sejarah. Saya mendaftar untuk Bimtek yang diselenggarakan di Kota Malang. Dari sekian banyak orang yang mendaftar, hanya terpilih 50 orang yang mengikuti. Saya menjadi salah satunya. Meskipun harus mengeluarkan biaya transportasi sendiri, namun keikutsertaan di Bimtek ini menjadi pengalaman dan kegembiraan tersendiri.

Bimtek Kepenulisan Sejarah di kota Malang tahun 2018 diselenggarakan di Hotel Kartika Graha mulai tanggal 19 sampai 23 Februari 2018. Materi dan segala sesuatu tentang Bimtek tersebut akan saya posting di bab tersendiri. Postingan ini hanya sekelumit catatan sebelum mengikuti Bimtek Penulis sejarah.

Iklan

Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s