POTRET SDN SIDOBANGUN DEKET DALAM KELAS INSPIRASI LAMONGAN 6.4

Matahari belum menampakkan dirinya, namun pagi itu saya sudah bertugas mempersiapkan diri. Sabtu pagi tanggal 2 November 2019 ada agenda Kelas Inspirasi Lamongan versi 6.4. Harusnya bisa berangkat di malam harinya supaya lebih bisa membaur dan tidak terburu-buru. Namun karena suatu hal, jadinya berangkat di pagi harinya.

Suasana yang masih gelap tidak menyurutkan langkah dan semangat berangkat ke zona Insipirasi di SDN Sidobangun Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Di Sabtu pagi itu, untuk ketiga kalinya saya menjadi relawan pengajar di kelas Inspirasi. Di hari Sabtu sebelumnya tgl 26 Oktober saya juga telah mengikuti Kelas Inspirasi Blora 3. Karena Kelas Inspirasi adalah candu, jadi tidak ada rasa bosan untuk mengikutinya. Selalu ingin ikut lagi, lagi dan lagi.

Bersama dengan relawan lainnya yang berasal dari Lamongan dan Surabaya, kami mengambil alih kegiatan proses belajar mengajar di sekolah SDN Sidobangun Deket selama sehari saat jam sekolah berlangsungnya. Kedatangan kami disambut baik oleh seluruh elemen sekolah. Kebetulan salah satu relawan fasilitator adalah guru di sekolah tersebut, sehingga tidak ada aral melintang yang menghalangi.

Kegiatan pertama dalam Kelas Inspirasi di SDN Sidobangun Kecamatan Deket adalah apel pagi dan perkenalan. Lalu dilanjutkan dengan ice breaking yang bikin suasana tambah semarak dan hangat. Satu persatu para relawan memperkenalkan diri didepan siswa-siswi dan dewan guru SDN Sidobangun. Awalnya ada rasa canggung yang menyeruak, maklum karena baru kenal. Namun setelah ice breaking dilakukan suasana mulai mencair. Anak-anak tampak antusias mengikuti instruksi yang diberikan. Ada beragam tepuk yang diajarkan. Juga ada beberapa gerakan senam yang dilakukan.

https://platform.twitter.com/widgets.js

Setelah rasa capek mulai menghampiri, anak anak diarahkan untuk memasuki ruang kelas. Berhubung jumlah relawan pengajarnya hanya 4. Kelas di SDN Sidobangun dibagi menjadi 4 kelas juga. Kelas 1 & 2 tetap tanpa gabung, sedang kelas 3 gabung dengan kelas 4, kelas 5 gabung dengan kelas 6. Ada Kak Zacky (Perancang Game), Mama Icha (Dosen), Kak Inka (Auditor) dan saya sendiri yang bertugas menjadi pengajar. Segala moment dan rentetan kegiatan dalam Kelas Inspirasi Lamongan 6.4 SDN Sidobangun Kecamatan Deket di abadikan oleh Kak Firoh dan Kak Nurudin Encing sebagai relawan Dokumentator.

Sebelum kegiatan belajar di mulai, anak-anak diminta untuk menuliskan nama serta cita-cita di Pin yang telah disediakan oleh relawan fasilitator. Jika di Kelas Inspirasi lain, nama dan cita-cita di tulis di head peach atau ikat kepala, spesial di SDN Sidobangun Deket ini, nama dan cita-cita ditulis di Pin yang kemudian ditempelkan di baju. Maknanya tetap sama namun dengan bentuk yang berbeda.

Sebenarnya mengajar anak-anak bukanlah hal yang asing bagi saya pribadi. Mengajar anak-anak sudah menjadi rutinas harian saya di rumah yang merangkap menjadi Taman Bacaan Masyarakat. Walaupun tidak pernah masuk dalam kelas formal, namun sudah lebih dari 8 tahun saya mendampingi anak-anak belajar dan berinteraksi dengan mereka tiap hari. Tapi kalau diminta untuk mengajar secara formal saya masih belum bisa. Saya bisanya mengajar sambil bermain menciptakan keseruan yang insyaallah terpatri dalam ingatan. Kelas Inspirasi menjadi wahana yang tepat untuk menyalurkannya.

Orientasi materi utama dalam kegiatan kelas inspirasi adalah mengenalkan berbagai macam profesi yang bisa dipilih oleh anak untuk berani bermimpi untuk masa depan mereka. Penyampaian materi dibebaskan menurut kemampuan para relawan pengajar. Di tiap kelas, cara penyampaian tentu berbeda beda, disesuaikan dengan kemampuan dan usia anak. Profesi yang saya kenalkan adalah sebagai penulis, jadinya aktivitas dalam pembelajaran tidak jauh dari aktivitas berfikir dan menulis.

https://platform.twitter.com/widgets.js

Kelas 2 merupakan kelas pertama saya untuk berbagi inspirasi. Di kelas ini anaknya cukup atraktif dan responsif. Cita cita menjadi guru, tentara dan dokter menjadi keinginan mereka. Diantara 13 anak di kelas 2, ternyata ada 1 anak yang tidak bisa membaca dan menulis. Ini tentu agak menyulitkan saya yang ingin mengenalkan banyak kosa kata sebagai bahan utama membentuk sebuah tulisan. Dengan bermain game secara berkelompok, saya membuat anak kelas 2 menyebutkan nama-nama benda di sekitarnya sebanyak banyaknya. Awalnya dengan cara ditulis di kertas, tapi karena ada yang tidak bisa menulis akhirnya di pertengahan pembelajaran diganti dengan menyebut secara lisan saja.

Pada putaran kedua,saya mendapatkan giliran di kelas I. Di kelas satu pembelajaran lebih mudah dilakukan karena mereka semua bisa menulis dan membaca. Anak-anaknya juga relatif anteng. Waktu terasa cepat berlalu. Di putaran ketiga, saya kebagian tugas di Kelas 5 & 6 yang dijadikan satu. Di sini metode pembelajaran saya terkait modal dasar kepenulisan dapat diterima dengan baik. Mereka tampak antusias mengikuti. Bahkan beberapa ada yang tidak mau berhenti dan ingin terus mencari kata-kata atau diksi unik dalam bahasa Indonesia. Karena waktu yang terbatas, jadinya mau tidak mau harus berhenti.

Setelah 3 putaran jam mengajar, anak-anak SDN Sidobangun diajak untuk keluar lapangan dan melakukan berbagai permainan tradisional. Permainan yang dipilih adalah Gobak Sodor dan Ular Tangga. Adanya permainan tradisional ini merupakan salah satu dari rentetan agenda Kelas Inspirasi Lamongan 6.4. Di sekolah lain yang menjadi sasaran juga melakukannya. Tujuannya supaya anak anak generasi sekarang mengetahui dan bisa melestarikan berbagai permainan tradisional Indonesia.

Kegiatan kelas inspirasi selalu memberikan kesan tersendiri di setiap lokasi. Kelas Inspirasi Lamongan 6.4 di SDN Sidobangun ditutup dengan penempelan pohon cita cita dan foto bersama. Besar harapan kami semoga anak-anak SDN Sidobangun Kecamatan Deket bisa tetap menjadi pribadi yang penuh rasa percaya diri dengan segudang cita-cita mereka. Semoga kegiatan sehari ini bisa menginspirasi anak-anak di masa depan.

Silahkan tinggalkan komentar di bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s